Showing posts with label Celoteh Santai. Show all posts
Showing posts with label Celoteh Santai. Show all posts

Monday, 9 February 2015

Hobi Terpendam & Tantangan Koran Sindo

 

Liburan kali ini agak berbeda dari liburan sebelumnya. Karena aku tidak lagi menemui perkuliahan seusainya. Al hamdulillah seluruh sks mata kuliah sudah ku ambil, yang tersisa hanyalah tugas akhir dan beberapa tugas pelengkap menjelang wisuda. Banyak kawan-kawan mengatakan, bahwa disinilah bagian yang penuh perjuangan. Aku akan melawan diriku sendiri. melawan rasa malas, juga dituntut untuk piawai dalam mengatur waktu sebagai amunisi dalam pertempuran ini.

Wednesday, 5 November 2014

Obrolan Tengah Malam Bersama Abangku

 

Tulisan ini dilahirkan dari sebuah diskusi keluarga antara saya dan abang saya, yang kebetulan saat itu sedang pulang liburan di kampung halaman, Kuang Dalam. Proses jalinan diskusi bermula ketika saya hendak tidur, namun diurungkan oleh sebuah pertanyaan menggelitik. “kok tidur?” nah, disinilah proses pembahasan tentang tidur dimulai. heheh

Friday, 19 September 2014

Ngobrol Bareng Ipho Santosa


Yup, mungkin para pembaca menduga-duga, kapan ni anak ngobrol bareng Ipho? Jawabnya, tidak pernah adapun tulisan ini merupakan hasil dari seminar Sukses Kaya Bahagia (SKB) Masjid Andalusia. Cuma kebetulan yang ngisi seminarnya adalah Ipho. Ingat ya seminar, bukan ngobrol, karena ngobrol sifatnya dua arah sedangkan seminar hanya satu arah. Mengapa judulnya disebut dengan “ngobrol” itulah bedanya. Mendengarkan secara sadar dengan tak sadar. Ups… hehe terjadi proses dialog di dalamnya.

Wednesday, 10 September 2014

Belajar Hidup Produktif dari Mereka

  
Tadi pagi seperti biasa aku kembali bangun kesiangan. Tepatnya jam 6 lewat sedikitlah. Niat awal sih mau mengurangi jatah tidur, memakai metode tidur larut malam dengan harapan ketika mejelang shubuh akan dipaksa bangun oleh kewajiban Sholat. Namun apalah daya jika kita belum terbiasa dengan gaya hidup baru. Ada yang bilang jika ingin merubah pola hidup, jangan tergantung dengan semangat, karena semangat itu datangnya tiba-tiba dan hilangnyapun tiba-tiba. Tapi biasakanlah dengan membuat kebiasan yang lama-kelamaan bakal menjadi karakter yang kokoh dalam diri kita. Yaaaah.. kok nyambung kesana jadinya. Heheh begitulah. Ada sebuah keadaan dalam diri yang suka mengalihkan fokus untuk menghidari kebuntuaan ketika melakukan sesuatu. Bisa dikatakan membangun alibi untuk menyembunyikan ke alpaan. Ya, seperti ini. Sebenarnya aku sedang bingung karena kehabisan bahan tulisan sehingga mencari tema lain hanya sekedar untuk memperpanjang tulisan.

Tuesday, 9 September 2014

Antara Aku, WC & Singgasana Iblis


Selama ini kita sering terjebak oleh sebuah kalimat, bahwa tidak boleh menyebut nama Tuhan ketika berada di kamar mandi. Sehingga hal ini memberikan kesempatan yang bagus untuk iblis dan kolononi-koloninya untuk membangun singgasana di kamar mandi. Yang mengelitik dari peristiwa tersebut. Bagi mereka yang sudah biasa bersyukur atas setiap kenikmatan yang dia terima, tentu secara spontan, pikiran dan perasaannya akan segera bermuara kepada Yang Maha Pemberi segala-galanya. Kepada siapa hendak kita sampaikan rasa terima kasih kita atas setiap tetes air kencing yang telah dengan lancar kita keluarkan tanpa hambatan?

Tuesday, 15 July 2014

Tidak ‘Balance’ itu Sungguh Menakutkan

“Lieur urang euy”[1], itulah ungkapan rekan-rekan Baitut Tamkin Tazkia Madani (BTTM), ketika menemukan angka yang tidak balance di lembar kerjanya. Baru kurasakan ternyata kata balance juga kata yang menyeramkan di dunia kerja. Karena yang menjadi titik persoalan bukan semata benar dan salah yang mempengaruhi nilai seperti di perkuliahan. Di dalam dunia kerja, kata balance seakan menjadi sebuah taruhan yang vital. Jika kau salah dalam menjumlahkan,  dalam artian angka yang kau otak-atik di lembar kerja tidak menemukan titik balance, maka siap-siap nombok[2]. Bagi seorang  field officer atau yang lebih dikenal dengan sebutan karyawan lapangan, urusan pelaporan duit sangat erat kaitannya dengan honor yang akan mereka terima. Dalam hal ini kejelian dan ketelatenan mereka dalam mengatur uang masuk dan keluarlah yang menjadi taruhannya. Tak jarang para karyawan lapangan mendapati catatan pelaporan uang angsuran di BLK (sebutan lembar laporan keuangan) kurang, maka kekurangan itu akan diambil dari uang pribadi para karyawan lapangan.

Monday, 14 July 2014

Aktualisasi Kemerdekaan Pribadi



Tertarik tentang berita kedatangan tamu dari Dubai, hari Jum’at mendatang, aku melirik sebuah papan jadwal majelis yang tergantung dengan elegannya di ruangan utama kantor  Baitut Tamkin Tazkia Madani (BTTM). Terbersit dalam diriku untuk mengambil peran dalam penataan ruang guna mempercantik estetika visual dalam penyambutan tersebut. selanjutnya, tergeraklah diriku untuk memperbarui tulisan dalam jadwal tersebut dengan seni huruf indah yang telah kupelajari. Tanpa banyak pikir langung saja kusampaikan ke Usep, rekan magangku, bahwa hari ini aku tidak bisa ikut majelis. Karena ada hal yang harus kukerjakan di kantor sembari menunjuk papan jadwal pembinaan majelis[1].

Sunday, 11 May 2014

Jalan Menuju Kampusku

Lampu temaram kamar kontrakkan menyala seakan hidup segan mati tak mau. Terdengar suara jangkrik jadi melodi indah yang sudah sepaket dengan malam.  Ditemani sepenggal lirik lagu ‘katanya’ iwan fals yang terdengar mendayu-dayu. Ingatanku kembali menyusuri lorong lorong aktifitasku dalam menjalani hari kuliah di sebuah kampus yang ada di Bogor , STEI Tazkia.

Saturday, 14 December 2013

Iseng-Iseng Ngukir Sandal

Malam itu, teman sekontrakkan saya namanya Haldi, mempelihatkan gambar-gambar sandal unik yang tak sengaja dia peroleh dari ngetem di KASKUS. Dan inilah awal mula ukiran sendal 'ala gue' mulai mencari bentuk di dunia nyata. hahaha. Paragaraf ini hadiah buat teman kontrakkan, Haldi karena udah nunjukin sesuatu yang 'WAH' (Khusus untuk edisi manusia kontrakkan, saya ceritakan di lain waktu)



"  Nyoba ngebatik sandal "

Thursday, 21 November 2013

Komitmen dan Budaya Latah

Hari ini ada mata kuliah yang berbicara mengenai 'komitmen'. apa sih sebenarnya komitmen? tentu tanpa sadar kita juga mungkin pernah memakai kata 'komitmen' dalam percakapan kita sehari-hari. lantas apa makna dari komitmen itu? ada yang bisa jawab? O ow...Atau jangan-jangan kita hanya ikut ikutan trend dan kemudian hanyut terbawa arus. Jika memang benar begitu adanya, saya ucapkan 'selamat'. Karena anda telah gagal memaknai gelar mahasiswa sebagai pencapaian tertinggi dalam dunia pendidikan. tapi anda tidak perlu sedih...Karena saya adalah bagian dari kalian. gahahhaha...

Tuesday, 19 November 2013

Kudu Melihat Sejarah Secara Utuh

Aku sudah lelah melihat begitu banyaknya orang-orang yang tak sadar dengan kehidupan ini. Mereka seakan hanya melihat hidup ini hanya secara parsial. Mereka seakan-akan bisa menyimpulakn suatu masa ribuan tahun silam hanya dengan membaca sebuah buku. Lalu mereka klaim diri mereka faham betul akan sebuah fenomena dalam hal ini khususnya sejarah. 14 abad bukan lah kurun waktu yang singkat yang bisa kita kaji hanya melalui beberapa tulisan yang panjangnya  terkadang tak sampai 2 halaman. Cobalah kita lebih merealistiskan fenomena. Coba kita bayangkan kehidupan kita ini saja telah banyak f]eristiwa yang kita lalui. Apalagi masa rosul sampai ke masa sekarang.


Friday, 8 November 2013

Cemara III No 42, De Urgen of Silaturrahmi


Kamis, 30 Mei 2013
Tadi malam kami dapat undangan dari bang Imam untuk menghadiri momen pertambahan umur bagi bang Haris mantan ketua Hijau Hitam cabang Bogor. Banyak hal yang kami dapatkan dari pertemuan tersebut. Kebetulan perwakilan yang datang dari hijau hitam Tazkia malam itu hanya aku dan Ilo. Inilah yang harus diperbaiki kedepannya, menejemen informasi yang kurang bagus dalam kebersamaan kami. sehingga terjadi ketidak merataan info yang beredar dikalangan hijau hitam Tazkia “kita akan semakin solid dengan banyaknya kebersamaan yang kita jalani, jadikan info sebagai perekatnya untuk kemudian dijadikan komando atas kebersamaan selanjutnya”, begitulah saran Harapan yang kuterima malam ini.

Thursday, 7 November 2013

Sarasehan SAINS Malabar

Jum’at, 16 Maret 2013

Tujuan penelitian yang sebenarnya ialah untuk pembelaan. Ketika kita sudah mengetahui data dan fakta yang sebenarnya maka akan timbul kesadaran yang hakiki atas apa yang kita pejuangan bukan sekedar teriak “hidup petani” tetapi kita tidak tahu petani mana yang kita perjuangkan, “hidup rakyat” tapi kita tak tahu rakyat mana yang kita perjuangkan.